![]() |
| Suasana welcoming Beasiswa Anak Nusantara di Gunungpati, Kota Semarang, 2026. (Luthfia Aulia Rahma) |
SEMARANG, PAMONG.ID | Kanal Pendidik Indonesia – Program Beasiswa Anak Nusantara menggelar kegiatan welcoming bagi peserta program di Semarang. Kegiatan ini menjadi momen perkenalan sekaligus awal bagi para peserta untuk mengenal rangkaian pendampingan pendidikan yang akan mereka ikuti.
Melalui program tersebut, pelajar di wilayah Semarang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti bimbingan belajar secara gratis, khususnya dalam persiapan menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Kegiatan belajar didampingi oleh mahasiswa yang berasal dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan UIN Walisongo Semarang.
Bimbingan yang diberikan tidak hanya diarahkan pada penyelesaian materi dan latihan soal. Para peserta juga dapat berdiskusi dengan pendamping mengenai kesulitan belajar, strategi menghadapi UTBK, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Tidak Hanya Bimbingan UTBK
Program Beasiswa Anak Nusantara juga memberikan ruang bagi peserta untuk mendapatkan pendampingan mengenai dunia perkuliahan. Peserta dapat berkonsultasi mengenai pilihan perguruan tinggi, program studi, kehidupan sebagai mahasiswa, hingga berbagai persiapan yang perlu dilakukan untuk melanjutkan pendidikan setelah menyelesaikan jenjang sekolah.
Kehadiran mahasiswa sebagai pendamping memungkinkan peserta memperoleh gambaran mengenai perkuliahan secara lebih dekat. Pengalaman yang dimiliki para mahasiswa dapat menjadi bahan diskusi bagi peserta yang sedang mempersiapkan diri untuk masuk perguruan tinggi.
Selain menjalankan peran sebagai pengajar dan pendamping, para mahasiswa yang terlibat dalam program ini juga tinggal bersama di Rumah Belajar. Rumah tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berproses, dan menjalankan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
![]() |
| Kegiatan belajar dan pendampingan peserta Beasiswa Anak Nusantara di Gunungpati, Kota Semarang, 2026. (Luthfia Aulia Rahma) |
Rumah Belajar sebagai Ruang Bertumbuh
Keberadaan Rumah Belajar tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpulnya para mahasiswa yang terlibat dalam program. Tempat tersebut juga menjadi ruang untuk mengembangkan berbagai kegiatan yang dapat memberikan dampak bagi masyarakat di sekitarnya.
Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkala, mahasiswa didorong untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga terlibat dalam aktivitas sosial dan pengembangan lingkungan. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan mahasiswa selama berada dalam program Beasiswa Anak Nusantara.
Sementara itu, bagi peserta dari wilayah Semarang, keberadaan program ini memberikan akses terhadap ruang belajar dan pendampingan yang dapat membantu mereka mempersiapkan langkah menuju perguruan tinggi.
Mempersiapkan Langkah Menuju Perguruan Tinggi
Rangkaian kegiatan Beasiswa Anak Nusantara di Semarang diharapkan dapat menjadi ruang pendampingan bagi pelajar dalam mempersiapkan pendidikan lanjutan. Bimbingan UTBK, konsultasi perkuliahan, serta interaksi dengan mahasiswa menjadi bagian dari proses yang dapat membantu peserta mengenal lebih jauh pilihan dan persiapan menuju perguruan tinggi.
Melalui welcoming ini, para peserta mulai mengenal pendamping, sesama peserta, serta berbagai kegiatan yang akan dijalankan ke depan. Program tersebut kemudian dilanjutkan melalui kegiatan belajar dan pendampingan yang berlangsung secara berkala.


0Komentar