JAKARTA, PAMONG.ID | Kanal Pendidikan Indonesia — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi membuka seleksi penerimaan Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) serta Pendidik Tetap pada Community Learning Center (CLC) Tahun 2026. Pendaftaran secara daring dibuka mulai 14 September hingga 2 Oktober 2026 melalui portal resmi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.
Perekrutan ini menyediakan total 174 formasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) pendidikan berbasis kompetensi di mancanegara. Dari total formasi tersebut, alokasi penempatan dibagi menjadi 42 formasi untuk SILN (39 guru dan 3 tenaga kependidikan) serta 132 formasi untuk Pendidik Tetap CLC yang memfasilitasi anak-anak buruh migran Indonesia. Seluruh proses seleksi dilaksanakan tanpa dipungut biaya.
Dalam acara sosialisasi program, Sekretaris Ditjen GTK Kemendikdasmen, Temu Ismail, menegaskan pentingnya kualifikasi ketat bagi para calon pendidik yang akan bertugas di luar negeri.
"Menjadi guru di SILN dan CLC membutuhkan kompetensi, integritas, kemampuan beradaptasi, resiliensi, profesional, serta komitmen pengabdian yang kuat. Lingkungan pendidikan yang berbeda juga menjadi ruang bagi guru untuk belajar, memperluas wawasan, dan mengembangkan kompetensinya," ujar Temu Ismail.
Mengenai persyaratan pendaftaran, perwakilan Setditjen GTK, Nissa Apriliana, memaparkan syarat umum meliputi Warga Negara Indonesia (WNI), berstatus Non-ASN, berusia maksimal 45 tahun, memiliki kualifikasi linier S1 (IPK minimal 3,00), serta kemampuan bahasa Inggris (TOEFL minimal 450 atau IELTS 5,0).
Selain itu, terdapat beberapa kualifikasi khusus seperti penguasaan bahasa Arab untuk lokasi SILN Jeddah, Riyadh, dan Makkah, serta penguasaan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk guru TIK. Bagi pelamar posisi Kepala Tenaga Administrasi Sekolah, dipersyaratkan memiliki pengalaman minimal 2 tahun di sekolah formal serta menguasai Dapodik dan administrasi keuangan.
Seluruh berkas pendaftaran dan rincian teknis seleksi dapat diakses publik hingga batas akhir pendaftaran pada 2 Oktober 2026 melalui laman resmi seleksi di
0Komentar